About

Pages

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 13 Mei 2013

Transformasi Gerakan dan Strategi Pengembangan KAMMI Pasca Periode Tahun 2010-an Menjelang Momentum Tahun 2014

Oleh : Haerudin Muhammad Zain
(PD KAMMI Daerah Purwokerto Jawa Tengah)

Mengawali dengan menyinggung teori perubahan. Bahwa perubahan adalah sunatullah bagi mahluk hidup di semesta raya ini. Maka sejarah telah berbagi dengan kita bahwa yang bertahan dan yang bias menyesuaikan diri dengan perubahanlah yang tetap hidup. Mungkin kita dapat melihat beberapa ahli sejarah menyepakati bahwa punahnya dinosaurus adalah bukan hanya karena tragedi benturan meteor ke permukaan bumi. Dinosaurus punah karena mereka yang tersisa akibt bencana alam tidak mampu beradaptasi dengan kondisi alam yang berubah. Begitu pula di dalam dunia industri, kita juga melihat realita beberapa perusahaan raksasa harus gulung tikar dan hal ini pun terjadi karena perusahaan tersebut tidak mampu berinovasi memenuhi permintaan pasar. Tulisan ini pun saya goreskan untuk sedikit mengeksplore pemahaman saya dan untuk menuliskan ulang beberapa gagasan transformasi gerakan yang telah di gagas dan di teoritisasi oleh pendahulu yang pernah mengemban amanah di KAMMI.
Jika kehidupan senantiasa berubah maka untuk tetap hidup salah satu hal yang harus kita lakukan adalah senintiasa melakukan perubahan-perubahan di dalam gerak kita menjalani kehidupan. Begitu pun dengan organisasi dan kendaraan berjuang yang kita cintai yaitu Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dengan visi mulianya harus mampu melakukan transformasi gerakan agar mampu menyambut perubahan di setiap zaman agar generasi yang akan menyokong tujuan mulia bisa tetap lahir dari rahim KAMMI Kita mengenal paradigma gerakan KAMMI. Bahwa KAMMI adalah gerakan dakwah tauhid, intelektual profetik, sosial independen dan politik ekstra parlementer. Paradigma biarkan tetap menjadi kaca mata untuk memandang gerakan kita ini. Namun bentuk pengejawantahannya kedalam gerak praksis di lapangan harus senantiasa di sesuaikan dengan medan laga yang mengalami perubahan. KAMMI yang lahir bersama dengan lahirnya Reformasi di negeri ini yaitu sama-sama lahir di tahun 1998. Di awal berdirinya KAMMI, para pengusungnya telah banyak menelurkan dan merealisasikan gagasan-gagasan progresifnya untuk beramal melakukan perubahan di Indonesia. Kita juga menyaksikan beberapa gereakan mahasiswa yang ada di negeri ini mengalami degradasi gerakan karena tetap bangga dan mempertahankan cara-cara lama dalam melakukan gerak praksis di lapangan.
Berbicara mengenai trend gerakan. Kita tidak akan lepas dengan kondisi yang sedang di alami di dalam negeri ini. Posisi strategis KAMMI yang membawa misi harakah kebangsaan, harakah ke agamaan dan harokah pemuda. Maka gerakan yang di lakukan pun KAMMI harus menyesuaikan kondisi medan dan objek gerak yaitu kondisi bangsa dan negara, kondisi umat Islam dan kondisi para mahasiswa dan pemuda. Di dalam teoritisasi trend gerakan dalam dimensi gerakan mahasiswa. Menurut Rijalul Imam gerakan mahasiswa mengalami beberapa periode dan trend gerakan dari pasca kemerdekaan sampai masa sekarang dan memprediksikan masa depan. Setidaknya gerakan mahasiswa mengalami beberapa trend gerakan diantaranya :
1.     Trend gerakan mahasiswa pasca kemerdekaan yang diwarnai dengan gerak untuk mengkonsolidasikan umat secara ideologis.
2.    Pada tahun 60-an trend gerakan mahasiswa yang diwarnai dengan gerak oposisi terhadap rezim yang cenderung otoriter.
 Pada tahun 70-an trend gerakan mahasiswa di warnai dengan trend gerakan kebangkitan pemikiran-pemikiran Islam.
3.    Pada tahun 80-an trend gerakan mahasiswa di warnai dengan gerakan anti sekulerisme yang tengah menjangkiti umat. Mahasiswa banyak membentuk forum kajian di kampus-kampus.
4.    Pada tahun 90-an trend gerakan mahasiswa di isi dengan institusisasi forum-forum kajian menjadi lembaga dakwah yang legal di kampus.
5.    Pada tahun 2000 gerakan mahasiswa di sibukkan untuk melawan dan meruntuhkan rezim pemerintahan orde baru dan reformasi melahirkan ruang demokrasi secara lebih hakiki.
6.    Pada Tahun 2010-an tren yang mungkin sedang kita alami hari ini adalah bahwa gerakan mahasiswa masih mempunyai PR yaitu meenuntaskan reformasi. Menurut saya tren yang harus kita lakukan adalah tren ekspansi gerakan mahasiswa secara horizontal membangun tata structural masyarakat. Sekaligus tren untuk menyokong para alumni untuk bergerak sinergis dengan KAMMI.

Merumuskan transformasi gerakan KAMMI pasca 2010-an
KAMMI yang lahir di tahun 1998 maka setidaknya kita telah ikut berperan di tren massa 2000. KAMMI mengalami dan ikut berperan dalam menumbangkan rezim orde baru dan membidani reformasi di negeri ini dan dari sinilah jejak kita secara institusi organisasi KAMMI di mulai. Pada masa-masa tersebut KAMMI setidaknya telah melakukan kerja gerakan yang di bagi menjadi dua gerak. Pertama, gerakan KAMMI melakukan gerakan aksi demonstrasi untuk memperngaruhi pemerintah dan perubahan-perubahan kebijakan dari pemerintahan pun banyak di picu oleh bentuk aksi demonstrasi. Kedua, alumni KAMMI mulai melakukan gerakan vertical yaitu dengan mulai merangkak masuk untuk mengisi ruang-ruang elit kekuasaan walau belum berdampak signifikan.
KAMMI pun mulai bergeliat secara progressif melakukan gerakan di tahun 2010-an dengan melakukan gerakan horizontal yang nyata ikut membangun dan memperbaiki struktur masyarakat. Sebelumnya mari kita lihauht apa yang telah kita lakukan di masa ini. pergulatan politik di tahun 2009 merupakan sebuah momentum untuk mengambil peran strategis. Maka yang di lakukan oleh KAMMI adalah bagaimana kita mensuksesi pesta demokrasi 2009 karena rakyat mempunyai andil besar dalam menentukan pergantian kepemimpinan di negeri ini. Peran yang KAMMI lakukan pada saat itu saya masih ingat betul beberapa gerakan KAMMI di Wilayah dan di daerah. Waktu itu KAMMI Aceh dan beberapa KAMMI lain (waktu itu saya baru jadi kader KAMMI yang masih belum tau banyak tentang gerakan) melakukan aksi politik jalanan untuk mempengaruhi masyarakat dalam mengoptimalkan momentum PILEG dan PILPRES. Yang paling mencolok adalah beberapa KAMMI di daerah melakukan penolakan terhadap tokoh-tokoh calon yang yang berlatar belakang membawa misi ekonomi neolibiralisme yang mazhab tersebut akan semakin memperparah kondisi ekonomi rakyat Indonesia. Namun calon yang di tentang tersebut sayangnya lolos menjadi pemegang kekuasaan di negeri ini. sekedar evaluasi saja waktu itu kita tidak begitu optimal berperan aktif dalam mencerdaskan masyarakat dalam pemilu. Bahkan ketika saya memandang dalam konteks sinergisasi organisasi KAMMI pada saat itu tidak melakukan gerakan bersama namun gerakan kita terpecah karena ada friksi internal.
Untuk melakukan gerakan masa depan KAMMI di momentum politik yang akan datang. Menurut saya kita harus  membaca ulang saja peran KAMMI pada saat itu (PEMILU 2009) dan mari bermuhasabah melakukan evaluasi gerak amal kita. Kita memiliki kesempatan untuk berinovasi dalam bergerak dalam mengoptimalkan momentum politik di tahun 2014 dan di tahun 2019 nanti. Sebelum membahas lebih jelas peran kita di momentum politik yang akan datang. Saya ingin mengulas teoritisasinya Akh Rijalul Imam mengenai mihwar gerakan KAMMI.
Mihwar gerakan KAMMI :
1.    “Kemenangan Islam adalah Jiwa Perjuangan KAMMI” => Ideologisasi ( sampai 1998 )
2.    “Kebatilan adalah Musuh Abadi KAMMI” => Resistansi (98- 2004)
3.    ”Solusi Islam adalah Tawaran Perjuangan KAMMI” => Reformulasi (2004-2009)
4.     “Perbaikan adalah Tradisi Perjuangan KAMMI” => Rekonstruksi (2009-2014)
5.     “Kepemimpinan Umat adalah Strategi Perjuangan KAMMI” => Leaderisasi (2014-2019)
6.     “Persaudaraan adalah Watak Muamalah KAMMI” => Internasionalisasi (2019-2024)
Begitulah secara singkat teoritisasi mihwar gerakan KAMMI. Oleh karena itu maka setidaknya kita mendapat sedikit gambaran untuk mewarnai gerakan KAMMI di masa yang akan datang.
Gagasan trend Gerakan KAMMI di 2014
Kembali lagi kepada persoalan momentum 2014 yang akan kita hadapi. Bahwa kita harus menyelesaikan masa rekonstruksi dalam arti lebih jelasnya di 2014 di situlah kita mengakhiri dan menyelesaikan berbagai PR reformasi. Dan kita akan memulai masa leaderisasi KAMMI. Jadi mari kita pikirkan bersama bentuk-bentuk tren yang akan mendukung gerakan KAMMI di fase Leaderisasi dan Fase Internasionalisasi. Jika kita bingung dengan apa yang harus kita rancang untuk geraka kita di masa yang akan datang. Yang lebih dekat adalah momentum politik di 2014. Jika kita sukses melakukan gerakan di masa ini maka setidaknya kita akan terbantu untuk mensukseskan misi kita di periode berikutnya setidaknya untuk lima tahun mendatang. Namun apabila kita gagal memanfaatkan momentum ini maka kita juga akan mendapat hambatan dan di pastikan kita akan punya PR yang banyak kedepan. Ada beberapa hal yang menurut saya ini penting untuk kita kerjakan menyongsong 2014.
Pertama, apakah kita sudah melakukan evaluasi gerakan kita di momentum politik 2009 yang lalu. Jika belum mari kita evaluasi gerakan kita di masa itu. Apa saja yang perlu di evaluasi ? beberapa hal yang perlu di evaluasi adalah target gerakan. Saya membaca kita sepertinya tidak punya target gerakan kita secara bersama tidak hanya parsial di lakukan oleh beberapa daerah saja. Kemudian yang perlu di evaluasi selain target adalah bagaimana cara kreatif kita untuk pada saat itu dalam menggapai target politik gerakan KAMMI. Di tahun 2014 yang semakin dekat kita bisa mulai dari sekarang membuat target yang lebih besar lagi dari tahun 2009. Target politik kita harus mengarah bahwa kita sedang menggiring gerakan kita menuju gerakan leaderisasi. Alhamdulillah sudah ada alumni kader KAMMI yang sekarang lebih banyak lagi menjadi actor di pertarungan politik di 2014. Bahkan sepertinya cukup massif kalau alumni kita melakukan gerak vertical untuk mengambil alih kepemimpinan di tampuk elit politik. Kita pasti tsiqoh kepada alumni kita, bahwa mereka adalah kader terbaik KAMMI. Maka tugas kita adalah memberikan doa dan dukungan serta walaupun mantan kader KAMMI kita harus tetap melakukan kontrak politik kepada mereka. Secara eksternal kita harus pula mengawal kemenangan mereka dengan cara-cara yang ahsan dan tetap dalam koridor paradigm gerakan kita sebagai gerakan politik ekstra parlementer. Targetan kita yang lain pun berupa suksesi pencerdasan kepada masyarakat tentang hakikat demokrasi. Karena inilah yang akan menjadi penopang kemenangan kita di masa yang akan datang. Kita kawal terus proses-proses penyelenggaraan pesta demokrasi secara procedural dan kita pun tetap focus untuk melakukan kerja-kerja partisitpatif dalam mencerdaskan masyarakat. Kecerdasan yang saya maksud adalah kecerdasan berpolitik.
Hal lainnya yang harus kita lakukan adalah cara kita mencapai target politik KAMMI di 2014. Kita perlu merumuskan cara terbaru sekaligus cara yang ampuh tanpa mengesampingkan juga cara yang kita pakai di masa lalu. Cara atau metode gerakan praksis KAMMI di 2014 harus lebih baik lagi tentunya dan kita benar-benar merumuskan dengan matang metodenya dan kita jalankan secara profesional (ahsanu amalan). Kita rumuskan pula kerja praksis yang inovatif salah satu contoh seperti yang di instruksikan oleh Bidang kebijakan Publik KAMMI Wilayah JATIM kepada para alumni DM3 Jatim 2013. Bahwa kita harus membuat aksi “panggung rakyat” konsep baru mengenai aksi-aksi kita di lapangan.
Strategi Pengembangan KAMMI menuju Fase Leaderisasi 2014
    Sebenarnya saya ingin menulis dan mengembangkan gagasan mengenai strategi pengembangan KAMMI masa depan untuk waktu yang lebih jauh lagi. Namun karena keterbatasan saya membatasiya hanya pada masa menuju fase leaderisasi. Saya akan membagi strategi menjadi dua bagian :
1.    Strategi Pengembangan Internal
Disini saya akan berbicara tentang aset berharga yang di miliki oleh KAMMI yaitu kader. Yang harus di pikirkan oleh kita adalah bagaimana kader KAMMI optimal dan terus meningkatkan kafasitas diri baik secara pemahaman, keahlian, kompetensi bahkan sampai kepada kemampuan kader dalam mengimplementasikan apa yang di milikinya untuk maksimal dalam beramal. Ini memang kerja kaderisasi namun jargon kaderisasi yang dulu saya dengar dari kaderisasi KAMMI Daerah Purwokerto adalah “bahwa setiap kader adalah kaderisasi” maksudnya adlah setiap kader harus melakukan kerja-kerja kaderisasi secara kultural. Baiklah untuk bahasan ini saya sedikit mengingatkan kembali tren kinerja kader KAMMI :
a.    Kader KAMMI Berbasis Riset
b.    Kader KAMMI Berbasis Kompetensi
c.    Kader KAMMI Berbasis Enterpreneur
d.    Kader KAMMI Berbasis Enterpreneur
e.    Kader KAMMI Berbasis Sinergi
Dari tren kinerja kader KAMMI sudah sejauh mana target pengembangannya ? apakah program-program yang di gagas telah di realisasikan ? saya piker gagasan ini belum terejawantah sepenuhnya sampai ke tingkatan komisariat yang secara de facto komisariatlah yang melahirkan kader. Kalau boleh saya menambahkan maka saya akan menambahkan tren kinerja kita yaitu KADER KAMMI BERBASIS TEKNOLOGI. Karena setiap bidang di dalam alam kita baik yang sifatnya scientis maupun social dari dulu sampai saat ini akan optimal dengan memanfaatkan dan menciptakan teknologi secanggih mungkin. Dan ini pula yang sekarang harus tidak boleh di lepaskan dalam pengembangan Kader KAMMI.  
Masih berbicara tentang pengembangan kader KAMMI. Sebelumnya saya menyinggung hal yang sifatnya kualitatif kader. Namun tidak bias di pungkiri bahwa kita juga perlu meningkatkan kuantitatif kader. Indonesia begitu luas bahkan dakwah yang di usung oleh KAMMI adalah dakwah alamiyah (rahmatan lil alamin). Maka kita perlu pasukan lebih banyak dan lebih hebat lagi untuk mengemban misi mulya nan suci ini. Dalam hal ini yang begitu strategis untuk di kembangkan adalah komisariat. Beberapa kampus di Jawa Tengah sudah melakukannya yaitu mengembangkan komisariat berbasis fakultas seperti di UNDIP dan UNNES. Di UNSOED juga sekarang sudah berkembang menjadi 3 komisariat. Hal ini tidak hanya akan mendukung jejaring perekrutan kader yang lebih luas namun ini juga akan menjadi konsentrasi kader dengan rumpun konsentasi keilmuan (kompetensi) kader di fakultas. Walau pun berbicara kompetensi tidak hanya sebatas itu.
2.    Strategi Pengembangan Eksternal
Berbicara tentang pengembangan eksternal adalah berbicara tentang aktualisasi kader dalam berkontribusi baik secara structural (jamaah) atau secara kerja pribadinya di masyarakat. Setidaknya ada dua yang perlu di kembangkan.
 Pertama, perkembangan struktural. Di dalam structural organisasi kita perlu senantiasa mengembangkan struktur yang ada agar lebih ideal lagi dengan medan dakwah. Jangkauan kerja organisasi KAMMI harus bias mencapai lebih luas dan mendalam. Misalkan di komisariat atau di kamda atau di wilayah saya punya gagasan agar di bentuk struktur yang menangani pengembangan lembaga seperti pemekaran dan ekspansi yang harusnya bias menyentuh setiap kampus yang di sana ada mahluk yang bernama mahasiswa muslimnya. Saya memimpikan ke depan setiap kampus yang ada di negeri ini kita punya komisariat disana untuk melaksanakan gerak-gerak politik peradaban kita di sana.
Kedua, yang harus kita kembangkan adalah ruang aktualisasi. Salah satu ciri di dalam mikhwar muasasi adalah kita membentuk institusi-institusi sebagai ruang amal kader selain di wajihah KAMMI. Saatnya KAMMI membentuk lsm-lsm yang bias lebih focus menangani masalah bangsa seperti pendidikan, ekonomi, social dan lain-lain. Ini pula saatnya kita membuat komunitas-komunitas atau kita menanam kader di omunitas yang ada untuk mewarnai komunitas yang ada dengan nilai-nilai Islam. Masih begitu banyak peluang dan gagasan saya untuk mengembangkan KAMMI kedepan mudah-mudahan saya atau setiap kader memikirkan pula hal-hal strategis untuk mengembakan KAMMI dan menuliskan di kesempatan mendatang lebih mendetail dan lebih komprehensif lagi. Insya Allah…


Di Sudut Utara Kota Purwokerto. 13 Mei 2013
Haerudin Muhammad Zain


Selasa, 07 Mei 2013

DCE 2

Jum’at 17 Nopember 2012.

Hari ini aku menyambut pagi dengan sedikit cercahan senyum. Karena sore itu aku akan pergi berkonsultasi ke rumah salah satu ustadz yang aku kenal di komunitas tarbiyah di kota ini. Aku meminta salah satu kawan untuk menemaniku bertandang sore itu. Langit yang memekarkan warna kemerahan seperti sedang menatapku dengan penuh keletihan. Akhirnya aku dan kawanku tiba di depan rumah sang ustadz. Setelah beberapa kali melayangkan salam, akhirnya munculah istri sang ustadz keluar dan mempersilahkan duduk di kursi  depan pelataran rumah. Beliau menyuruh kami menunggu suaminya yang sedang pergi sebentar.
Tak lama munculah sosok lelaki itu dengan mengendarai sepeda motor dan aku berdiri seraya melempar jabat tangan. Kami pun duduk dan aku pun bingung untuk memulai pembicaraan dari mana. Setelah beberapa menit di awali obrolan ringan aku pun berterus terang bahwa kedatanganku sebenarnya untuk minta nasihat sekaligus pencerahan. Karena aku sudah punya keinginan untuk menikah. Obrolan pun begitu aku nikmati bahkan aku memperhatikan lekat-lekat setiap perkataan yang di ucapkan oleh orang yang lebih tua dariku itu. Beberapa nasihat yang harus aku persiapkan menuju ke sana. Mungkin banyak dari persiapan financial sampai persiapan ilmu. Namun yang paling bermakna bagiku adalah nasihat beliau mengenai persiapan jiwa atau ruhiyah. Dan katanya itu yang paling utama tanpa mengesampingkan persiapan yang lain pula tentunya.
Pembicaraan kami dan silaturahimku sore itu harus di akhiri karena adzan magrib telah berkumandang di langit senja yang memerah. Banyak hikmah dan pelajaran sesuai apa yang aku harapkan bahkan lebih. Silaturahim memang sunnah nabi yang harus kita biasakan. Karena banyak keutamaan di dalamnya.  

Hari Pertama

15 Nopember 2012
Ini aku jadikan sebagai hari-ke 1.
Dengan di bersamai guncangan jiwa. Aku memberanikan diri untuk mengirimkan secarik sms. Bunyi smsnya
 “aslmkm.wr.wb. pak sampai akhir pekan ini antum ada waktu yang agak luang gak ? kalau berkenan saya mau minta pencerahan dan konsultasi”

#DCE

Ini adalah sebuah catatan perjuangan seorang lelaki dalam menjemput cintanya. Aku akan menuliskannya kedalam sebuah diary. #DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE
#DCE

Sabtu, 04 Mei 2013

Hadapilah

"Hadapilah segala tantangan, sambutlah harimu dengan suka cita. Hadapilah segala ujian, dalam kesulitan pasti ada kemudahan. Janganlah bertekuk lutut dalam pelukan putus asa...""Hadapilah segala tantangan, sambutlah harimu dengan suka cita. Hadapilah segala ujian, dalam kesulitan pasti ada kemudahan. Janganlah bertekuk lutut dalam pelukan putus asa..."
walau hujan badai kan terus melanda
walau amuk gelombang tak henti menerjang
walau terang mencegah, walau mentari kan membakar
jangan letih menapaki kehidupan

ujian bagaikan terik sinar sang surya
hadir kedunia bersama berjuta karunia
janganlah bertekuk lutut dalam pelukan putus asa
janganlah bersimpuh dihadapan duka

hadapilah segala tantangan
sambutlah harimu dengan suka cita
hadapilah segala ujian 
dalam kesulitan pasti ada kemudahan

Munsyid : Shoutul Harokah

Selasa, 30 April 2013

SURAT BIRU UNTUK MU YANG BERADA DI TEMPAT MATAHARI TERBENAM


“Bertasbilah cinta terukir di hatiku
Seindah samudera senja berkilau membentang
Cinta yang sejati yang tersandar di hati
Berlabuh menepi satukan karna Ilahi

Malam penuh doa penawar rindu kasih
Munajatkan maha cinta diatas cinta
Jika memang takdir cinta pasti bertemu
Meski kau dan aku ada di ujung dunia

Ketika cinta bertasbih bagai cah'ya tak bertepi
Anugerah terindah itu yang ku impikan
Harapanku tambatkan disetiap sujud malamku
Tuhan bimbing cintaku cinta karna Ilahi

Harapanku tambatkan disetiap sujud malamku
Tuhan bimbing cintaku cinta karna Ilahi

Bertasbilah cinta terukir di hatiku
Seindah samudera senja berkilau membentang
Cinta yang sejati yang tersandar di hati
Berlabuh menepi satukan karna Ilahi

Malam penuh doa penawar rindu kasih
Munajatkan maha cinta diatas cinta
Jika memang takdir cinta pasti bertemu
Meski kau dan aku ada di ujung dunia”
(kcb original version)


Im, aku masih merinduimu saat ini. Aku pun masih tetap menaruh hormat padamu. Tapi ada sesuatu yang kuinginkan darimu. Sampai di sini kau masih kuat menjaga dirimu. Sedang aku, telah banyak yang aku lakukan hal yang tak terpuji. Aku bisa jadi tak pantas untuk menyukaimu. Namun hatiku telah bersepakat menjadikanmu sebagai salah satu episode cinta di dalam lembaran hidupku. Im, tahukah kau tentang perasaanku ini ? Aku ingin kau mengetahuinya. Sampai saat ini pesonamu sukar kuhapuskan di benak ini. Aku pun mencatat waktu ketika awal-awal aku mengenalmu. Waktu itu di bulan desember 2008 di kota itu. Dan satu hal yang membuatku sedih adalah ketika kita berpisah setelah kita pulang dari "bidal". Waktu itu yang ada di pikiranku adalah hanya kata perpisahan yang aku tak tahu apakah aku kan berjumpa denganmu lagi ataukah  tidak. Kini aku merindui kabarmu im yang senyap menjaga kesucianmu.

Belum ada yang menggesermu di hatiku. Yang akan jadi masalah bagiku adalah apakau kau mempunyai rasa seperti itu ?. Kadang aku ingin menertawakan diriku sendiri im. Aku ini seperti anak smp saja yang baru pertama kali jatuh cinta. Aku ingin meminta maaf im jika aku telah lancang pernah mencoba masuk kedalam hidupmu. Tapi hari ini aku tak berani lagi untuk lancang seperti dulu. Aku hanya mengharapkan kelak kau mungkin akan meridhai cintaku. Dan tentunya aku pun akan ikhlas atas apa yang akan rabb kita anugerahkan kepada kita di masa yang akan datang. Ibnu qayyim al jauziyah pernah berucap mendefinisikan cinta bahwa "cinta adalah gerak para pecinta menuju yang dicintainya". Dari definisi itu bisa saja kau menanyaiku im. Apakah aku telah bergerak menuju mu ?. Entahlah yang jelas aku telah berujar dan meyakinkan diri untuk bersiap menjemput ke arahmu. Aku pun tak sepenuhnya berkuasa hingga sampai saat ini.

Aku belum di pertemukan langsung dengan mu untuk bertanya dan mengajakmu hidup bersamaku. Sudah beberapa pekan berlalu namun aku belum tahu apakah maksud baikku itu telah sampai padamu atau belum. Berpekan pekan pula aku menanti dan berharap akan ada kabar mengenai dirimu. Im, aku yakin kau memang lebih shalih dariku. Kau pun lebih kuat dariku. Inilah mungkin perjuangan awal yang cukup berat yang harus aku lakukan. Aku ingin menjadi pejuang yang bergerak menuju apa yang kucintai. Aku ingin mentransformasikan haram menjadi halal. Merubah kesia-siaan menjadi nilai yang berharga. Im, teruslah jaga izzahmu itu. Karena itulah yang membuat kasihku lebih lama hidup. Aku menuliskan surat biru ini untukmu. Aku letih menjadi bajingan. Aku ingin di temani olehmu untuk membersamaiku merubah diriku ini menjadi pejuang dan pahlawan yang ikhlas berjuang di jalan rabb kita Allah swt.

Tertanda eru yang masih merinduimu.
29 April 2013
dalam perjalanan diatas kereta Surabaya-Purwokerto.

Minggu, 21 April 2013

Menghitung Hari (hari ini baru hari ke-159)





                Mudah-mudahan ini adalah bagian dari muhasabah diri. Entah karena di latarbelakangi apa aku jadi ingin menghitung hari. Ya aku ingin menghitung hari hari yang bagiku menjadi episode yang bolehlah aku angggap special. Karena ini adalah bagian dari perjuangan seorang laki-laki. Lalu akan ku mulai dari mana menghitungnya. Hmm… aku ingin memulainya dari 15 november 2012. Ya walaupun aku menemukan kesejukan kasih itu pada bulan Desember 2010. Oke tanggal 15 November 2012 ini bias jadi titik startku  mendeklarasikan diri bahwa aku telah beranjak dewasa. Aku pun memberanikan diri untuk menyatakan kasih kepada siapa ? akumenyatakannya kepada guru ngaji. Di episode awal ini aku hanya meminta nasehat saja terkait hal-hal yang aku butuhkan nanti. Dan hari ini aku mulai ingin menghitung hari sudah berapa lamakah aku meninggalkan garis start dan sudah sampai ke hari yang ke berapakah sampai hari ini.
Baiklah akan aku mulai menghitungnya… diasumsikan 15 november itu sebagai hari pertama.
1.       Bulan November 2012 mempunyai  30 hari jadi hari yang di hitung di hari ini adalah 16 hari
2.       Jumlah hari di bulan Desember 2012 adalah 31 hari
3.       Jumlah hari di bulan Januari 2013 adalah 31 hari
4.       Jumlah hari di bulan Februari 2013 adalah 28 hari
5.       Jumlah hari di bulan Maret 2013 adalah 31 hari
6.       Dan sekarang tanggal 22 April 2013…
16 + 31+31+28+31+22
Jadi hari ini adalah hari yang ke- 159
#Masih butuh banyak perbaikan diri
#masih butuh terus meningkatkan kesyukuran
#masih harus meningkatkan kesabaran
#masih harus banyak berdoa
#masih harus banyak shaum
#masih harus membiasakan shalat malam
“Semua kekuatan di mulai dari kekuatan jiwa (ruhiyah). Ini modal utama perjuangan itu. Ini adalah kekuatan utama yang harus di perhatikan”

Rabu, 27 Februari 2013

dia... wanita

tubuhnya adalah puisi... sikapnya adalah sajak... kicaunya adalah kesetiaan... tangisnya adalah kerinduan... doanya adalah senjatanya... senyumnya adalah misteri... wajahnya bak mentari... tegurannya adalah nutrisi... apakah kau tahu siapa dia ? dia adalah wanita yg harus kau kasihi... dia adalah...

Rabu, 20 Februari 2013

Ya Allah!




Ya Allah... sudahkah diri ini gemar menyebut namaMu yang indah. Memanggil nama yang Maha Suci. Sedangkan aku adalah hamba yang hina dan telah banyak melakukan keburukan.  Ah betapa akan semakin hina dan semakin buruk jika dalam setiap nikmat yang Dia beri aku tak ingat kepada Allah SWT. sedangkan aku tahu bahwa

 {Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta pada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.}(QS. Ar-Rahman: 29)

Saat ini merasa diri ini sedang terpuruk. Aku takut jika ini adalah sebuah azab untukku. Tetesan istighfarku ini seperti menguap karena dosa-dosaku bahkan bisa jadi amal baik yang tak seberapa ini pun seperti itu. Apakah aku orang yang menyebut namaMu di saat seperti ini sajakah ?. atau hanya ketika sedang panik oleh urusan dunia yang begitu fana ini.

{Allah Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya.}
(QS. Asy-Syura: 19)

dan aku adalah hamba yang kasar mendzalimi diri sendiri bahkan banyak orang yang telah tersakiti olehku. Aku akan selalu merindukan kelembutan. Seperti lembutnya udara yang terhembas dari lubang hidung ini.

{Milik siapakah kerajaan pada hari ini? Milik Allah Yang Maha Esa lagi Maha
Mengalahkan.}
(QS. Ghafir: 16)

 Aku belum sepenuhnya menjadi hamba yang baik bagi raja yang merajai para raja.

Aku ingin berdoa... disisa waktu yang ada.
Ya Allah, gantikanlah kepedihan ini dengan kesenangan, jadikan
kesedihan itu awal kebahagian, dan sirnakan rasa takut ini menjadi rasa
tentram. Ya Allah, dinginkan panasnya kalbu dengan salju keyakinan, dan
padamkan bara jiwa dengan air keimanan.
Wahai Rabb, anugerahkan pada mata yang tak dapat terpejam ini rasa
kantuk dari-Mu yang menentramkan. Tuangkan dalam jiwa yang bergolak
ini kedamaian. Dan, ganjarlah dengan kemenangan yang nyata. Wahai Rabb,
tunjukkanlah pandangan yang kebingungan ini kepada cahaya-Mu.
Bimbinglah sesatnya perjalanan ini ke arah jalan-Mu yang lurus. Dan
tuntunlah orang-orang yang menyimpang dari jalan-Mu merapat ke hidayah-
Mu.
Ya Allah, sirnakan keraguan terhadap fajar yang pasti datang dan
memancar terang, dan hancurkan perasaan yang jahat dengan secercah
sinar kebenaran. Hempaskan semua tipu daya setan dengan bantuan bala
tentara-Mu.
Ya Allah, sirnakan dari kami rasa sedih dan duka, dan usirlah
kegundahan dari jiwa kami semua.
Kami berlindung kepada-Mu dari setiap rasa takut yang mendera.
Hanya kepada-Mu kami bersandar dan bertawakal. Hanya kepada-Mu kami
memohon, dan hanya dari-Mu lah semua pertolongan. Cukuplah Engkau
sebagai Pelindung kami, karena Engkaulah sebaik-baik Pelindung dan
Penolong.

Yang sedang bersedih... Eru Zain...

Minggu, 10 Februari 2013

Pecahan jiwa dalam melodi air mata

melodi gitar merajuki ku yang termenung.
ia membawaku ke dalam ruang sedih.
bergetarlah harapan itu menggemparkan
dan menarik aliran air mata yang perlahan turun dari celah yang binar.

petikan dawainya menyatu dengan irama hati yang sedang diam
termenung memandangi wajah langit yang tak beseri lagi

bertuturlah bibir ini bergerak membisikan rindu
dan aku berperan menjadi punuk yang merindu itu
semburat mahameru menduduki dada ini
 dan tersesakilah ia dengan kemuraman senyum

ku tutup kelopak mata dan ku menerawang lebih dalam
nada-nada yang semakin menderaskan aliran kesedihan
adakah butir cinta dapat ku rajut menjadi
sebuah tali kokoh yang akan menuntunkun berjalan
mendatangi sang empuya jiwa ini.

bola mata yang berbinar semakin menjerit ketika ku tutup
dunia pun lenyap dan hadirlah klise-klise harapan yang kunjung tertunai..

dan kini air mata itu telah sampai di ujung dagu
ia telah melewati jalur pipi yang tak rata
perlahan mulai menjatuhkan diri
 bersama asa yang tak menyala lagi

dan aku ingin tidur sejenak
mengaharap masih ada mimpi yang bisa di putar
ku jejaki alam indah penuh pesona
dan serpihan rindu ingin memecahkan sepi

aku yang terpenjara
ingin mati dari  kematian...


Eru Zain...

"sepasang bunga yang berpisah"


ada manusia yang berceloteh tentang tingginya gunung

ada juga manusia yang bermimpi tentang birunya langit yang dibalut putihnya awan


ada pula yang berbagi tentang hangatnya angin pantai di senja hari bersama para pelaut yang mengembagkan layar kapalnya

dan aku akan bercerita tentang mereka yang tak pernah menyimpan janji untuk berbagi kasih

Jika ada lembah yang curam maka lembah itu adalah perasaanku yang pernah di bersamaimu

jika kau pergi tanpa kata maka jejak-jejakmu menarik jemariku untuk menuliskan pesan kemisterian mu.

ada cerita yang tak sempat ku bagi bersamamu dan cerita itu adalah cerita ksedihan karena kau telah pergi

kalau lah ada telaga yang tak yang tak di huni oleh lincahnya ikan-ikan kecil maka itulah aku yang tak lagi menyambung senyum-senyum canda kita

puluhan purnama telah beredar di mataku namun aku lupa sudah berapa edaran ia tak memelukmu lagi

ada air pantai yang pernah mengelitik pijakan kaki ini bersama pasirnya yang hendak melahap

ada angin bersama gerimis yang menampar badan ini namun waktu itu yang ku ingat tak lain senyum-senyum kita yang menghentikan mata agar tak terpejam membersamaimu

dan aku pun ingin cerita tentan air mata yang ku relakan berjatuhan di keramaian sebagai salam hanga mengantar kepergiamu

dan ada lag satu hal yang belum sempat aku tanyakan padamu
yaitu tentang kita tentang aku dan kau karena aku yang hendak merelakan masa lalu dan hendak pergi pula bersama mu...

#hanya beberapa purnama saja

Setagkai bunga yang tegak menghadap langit,,,
menyemburatkan senyum tipis yang menampar pandanganku
dan aku ingin mengulangi berjalan lagi di tengah hembusan-hembusan canda nakalmu
kita sama dalam hal ini tak hanya kau namun juga aku
kita seirama menari bersama di sudut-sudut pelupuk mentari senja

ketika ada kumbang yang datang meyuntingmu
aku hanya membenci sekaligus memberi selamat
biarkan hanya batin ku melonglong membencimu dan mencacimu serta menganggap kau adalah penghianat
namun pena Tuhan berbicara lain
Dia tak memperkenankanku untuk mencacimu
tanganNya lebih dulu mendekapmu mendahului kekecewaanku...

namun ini lah senyum yang sekaligus meneteskan air mataku
dan aku memilikimu bersama pelukan doa dan sentuhan suaramu membersamai ingatanku

Ingin kau ku pergi atau ingin ku kau pergi

entahlah aku tak bisa membedakan ini benci ataukah suka. sekarang hanya dua pilihan. pertama terbanglah kau ke langit lepas dan jangan lagi kau menengok ke arahku. kedua aku yang akan terbang dan tentunya aku tak akan menatapmu lagi.Sunguh ini adalah rasa yang kesekian kalinya. mungkin kecewa, mungkin patah, mungkin terbutakan, mungk bosan, mungkin juga marah. aku berteriak saja melolong dengan lantang "PERGIIIIIIIII". Cukuplah aku merendahkan diri di hadapanmu bermaksud meninggikan dan memuliakanmu. cukuplah aku berpura di dekatmu. namun ada satu kejujuran yang ingin ku ungkap. kejujuran tentang sebuah cerita yang tak mampu ku hapus dan cerita tentang mu sayaang....

Sayangku aku tak sanggup lagi bersabar mengharap senyum darimu. aku yang tak pernah mengerti dan aku yang takpernah faham. Aku kesalkan kemana lelaki itu.kemana ia yang dulu telah membalutmu dengan janji. dan kau pun pernah bercerita kepadaku. dan kau sayangku aku membaca kau lebih bisa tersenyum bersamanya.

Bajingan itu entah kemana kabarnya. kau tak cerita pula kabar tentangnya. aku akan senantiasa tersenyum puas jika ia menepati janjinya. seongok perasaan yang terkoyak. aku tak mau lagi memperdalam luka dan aku tak mampu juga menghapuskannya. Aku tak akan merana. Namun izinkanlah aku akan memegang satu bintang saja. ya, satu bintang yang aku bersimpuh melihat sinar keikhlasan. dan ia satu jalan bersamaku. dan ialah bidaadariku bukan sayangku. ialah bidadariku sibirumuda "ku".

murabi "sebuah cinta dari langit"

Ada beberapa goresan yang ingin ku tulis untuk murabi :

1. terimakasih kau telah mengajariku tentang arti keikhlasan
2. kau adalah manusia itu yang mengajakku mengenalkan kembali tentang Rabb kita
3. kau adalah manusia itu yang mengajakku mengenalkan kembali tentang Islam kita
4. kau adalah manusia itu yang mengajakku mengenalkan kembali tentang Rasul kita
5. kau adalah lelaki itu yang memintaku minum susu dan mengajakku membacakan kalimat-kalimat agung
6. kau adalah lelaki itu yang mengajaku bangun di malam hari sekedar mengajakku untuk berdiri menghadap sang maha terjaga
7. Kau adalah ayah itu
8. kau adalah teman itu
9. kau adalah syaikh itu
10. aku rindu janggutmu yang tipis itu
11. aku rindu suara dari bibirmu ketika membacakan doa rabitoh
12. terimakasih atas mie ayamnya traktiran darimu
13. kau adalah yang memberikanku sebotol air segar di saat munasharah
14. kau adalah lelaki yang menunguiku di kala aku di rawat di rumah sakit itu
15. kau adalah lelaki yang meminjamiku uang di kala uang kiriman itu telat
16. kau adalah yang mendoakanku di kala aku terkena musibah itu
17. murabiku aku punya permintaan
18. aku ingin bla bla bla
19. dan aku minta di proses...
20. hh afwan ketika dulu aku tak hadir di pesta walimahanmu
21. terimakasih atas hadiah mushaf Alquran itu
22. afwan ketika aku tak menghadiri aqiqah mujahid kecilmu
23. Barakallah jika kau sekarang di amanahkan sebagai kepala sekolah itu
24. kau yang tesenyum dan menemuiku di itikaf waktu itu
25. Sekarang aku punya satu permintaan itu... ini lebih serius di banding curhatan waktu itu,,,
26. aku serius untuk melangkah jadi kumohon bekalilah aku dengan berbgai ilmu dan persiapan lainnya
27. udah dulu mudah2an nanti ceritanya bisa di lanjut..

aku mencintaimu di saat sujud dan rukukmu pada Tuhanmu


Postingan ini saya ambil dari perpaduan gerak jari yang di setir oleh hati dan akal dalam sebuah percakapan sms. Sedikit di edit...

Aku mencintaimu, karena sujud dan rukukmu pada Tuhanmu.
“Berkali-kali aku ingin melupakan dan tak mau lagi berhubungan,, tapi ternyata susah.. Kadang  aku yang tak tahan.. Atau sebaliknya.. Dia bahkan pernah sampai hati mengucurkan airmatanya.. Dia ingin sesuatu yang biasa saja.. Ya tapi aku  tak bisa juga terus-terusan seperti itu. Nanti mungkin akan berakibat besar..”

“Ternyata lelaki itu lemah dan perempuan itu kuat.. Bener juga kata seorang kawan.... Mencintai dalam diam itu memang jauh lebih indah. Sekarang aku justru tak berani mendekati dia. Sekedar bertegur sapa di jejaring sosial saja harus pikir-pikir dulu, dan akhirnya tak jadi ku nyatakan. Akhirnya malah belajar menghormati, belajar lebih tanggung jawab, belajar semangat, belajar kesejatian, dan keikhlasan..”

“Namun, di mata sang maha berkehendak selalu ada yang terbaik.. Dan karena itu pula terlahirlah pembelajaran menjadi seorang hamba.. Belajar dalam perjalanan yang misterius. Belajar mengemban amanah berupa rasa yang Allah titipkan untuk hambaNya..Cahaya imannya kemudian menjadi pengingat di setiap waktu..”

Mungkin ia seakarang sedang bersujud pada TuhanNya. Dan pada saat itu pula aku mencintainya. Tak perlu waktu yang lama untuk mencintainya namun hanya butuh membuka mata iman saja untuk melihat apakah ia sedang rukuk dan sujud kepada Rabb semesta alam ini ?. Ia yang hadir bersama tiupan angin di bulan Desember.

Satu Tuhan yang kita sembah. Dan satu matahari yang menyinari tubuh kami. Dan kelak cinta ini adalah cinta yang rukuk dan sujud pada sang pemilik cinta... tak usah ia mananti diriku ini. Tak perlu juga kau merinduiku. Namun pada saat rasa itu datang maka marilah kita bertemu dalam rukuk dan sujud kepada Tuhan kita. Pada saat itulah kau akan bertemu denganku dan aku bertemu dirimu.

Selasa, 08 Januari 2013

Satu Tubuh

Kulihat ada prasangka di hatimu
melihat diriku saat ini
karena terpisahkan diri
dengarkanlah
hatiku yang masih tetap merinduimu...

Aku masih seperti yang dulu
mencintaimu dengan rasa imanku..
sampai kini semua belum berubah,
sebab cintaku bukan karena dunia..
karena ukhuwah...

Cinta kita karena satu tubuh
yang tak terbatas jarak dan waktu
andai ada kata berpisah
cukuplah ia hanya sampai di mata

Aku masih seperti yang dulu
mencintaimu dengan rasa imanku..
sampai kini namamu akan
tetap bersemi menghiasi
doa cinta ini...
doa cinta ini...


By : Zahyd & Maidany

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More