This is default featured post 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured post 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured post 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured post 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured post 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Senin, 13 Mei 2013
Transformasi Gerakan dan Strategi Pengembangan KAMMI Pasca Periode Tahun 2010-an Menjelang Momentum Tahun 2014
Selasa, 07 Mei 2013
DCE 2
Hari Pertama
#DCE
Sabtu, 04 Mei 2013
Hadapilah
ujian bagaikan terik sinar sang surya
hadir kedunia bersama berjuta karunia
janganlah bertekuk lutut dalam pelukan putus asa
janganlah bersimpuh dihadapan duka
hadapilah segala tantangan
hadapilah segala ujian
Munsyid : Shoutul Harokah
Selasa, 30 April 2013
SURAT BIRU UNTUK MU YANG BERADA DI TEMPAT MATAHARI TERBENAM
Seindah samudera senja berkilau membentang
Cinta yang sejati yang tersandar di hati
Berlabuh menepi satukan karna Ilahi
Malam penuh doa penawar rindu kasih
Munajatkan maha cinta diatas cinta
Jika memang takdir cinta pasti bertemu
Meski kau dan aku ada di ujung dunia
Ketika cinta bertasbih bagai cah'ya tak bertepi
Anugerah terindah itu yang ku impikan
Harapanku tambatkan disetiap sujud malamku
Tuhan bimbing cintaku cinta karna Ilahi
Harapanku tambatkan disetiap sujud malamku
Tuhan bimbing cintaku cinta karna Ilahi
Bertasbilah cinta terukir di hatiku
Seindah samudera senja berkilau membentang
Cinta yang sejati yang tersandar di hati
Berlabuh menepi satukan karna Ilahi
Malam penuh doa penawar rindu kasih
Munajatkan maha cinta diatas cinta
Jika memang takdir cinta pasti bertemu
Meski kau dan aku ada di ujung dunia”
(kcb original version)
Minggu, 21 April 2013
Menghitung Hari (hari ini baru hari ke-159)
Rabu, 27 Februari 2013
dia... wanita
tubuhnya adalah puisi... sikapnya adalah sajak... kicaunya adalah kesetiaan... tangisnya adalah kerinduan... doanya adalah senjatanya... senyumnya adalah misteri... wajahnya bak mentari... tegurannya adalah nutrisi... apakah kau tahu siapa dia ? dia adalah wanita yg harus kau kasihi... dia adalah...
Rabu, 20 Februari 2013
Ya Allah!
Minggu, 10 Februari 2013
Pecahan jiwa dalam melodi air mata
ia membawaku ke dalam ruang sedih.
bergetarlah harapan itu menggemparkan
dan menarik aliran air mata yang perlahan turun dari celah yang binar.
petikan dawainya menyatu dengan irama hati yang sedang diam
termenung memandangi wajah langit yang tak beseri lagi
bertuturlah bibir ini bergerak membisikan rindu
dan aku berperan menjadi punuk yang merindu itu
semburat mahameru menduduki dada ini
dan tersesakilah ia dengan kemuraman senyum
ku tutup kelopak mata dan ku menerawang lebih dalam
nada-nada yang semakin menderaskan aliran kesedihan
adakah butir cinta dapat ku rajut menjadi
sebuah tali kokoh yang akan menuntunkun berjalan
mendatangi sang empuya jiwa ini.
bola mata yang berbinar semakin menjerit ketika ku tutup
dunia pun lenyap dan hadirlah klise-klise harapan yang kunjung tertunai..
dan kini air mata itu telah sampai di ujung dagu
ia telah melewati jalur pipi yang tak rata
perlahan mulai menjatuhkan diri
bersama asa yang tak menyala lagi
dan aku ingin tidur sejenak
mengaharap masih ada mimpi yang bisa di putar
ku jejaki alam indah penuh pesona
dan serpihan rindu ingin memecahkan sepi
aku yang terpenjara
ingin mati dari kematian...
Eru Zain...
"sepasang bunga yang berpisah"
ada manusia yang berceloteh tentang tingginya gunung
ada juga manusia yang bermimpi tentang birunya langit yang dibalut putihnya awan
ada pula yang berbagi tentang hangatnya angin pantai di senja hari bersama para pelaut yang mengembagkan layar kapalnya
dan aku akan bercerita tentang mereka yang tak pernah menyimpan janji untuk berbagi kasih
Jika ada lembah yang curam maka lembah itu adalah perasaanku yang pernah di bersamaimu
jika kau pergi tanpa kata maka jejak-jejakmu menarik jemariku untuk menuliskan pesan kemisterian mu.
ada cerita yang tak sempat ku bagi bersamamu dan cerita itu adalah cerita ksedihan karena kau telah pergi
kalau lah ada telaga yang tak yang tak di huni oleh lincahnya ikan-ikan kecil maka itulah aku yang tak lagi menyambung senyum-senyum canda kita
puluhan purnama telah beredar di mataku namun aku lupa sudah berapa edaran ia tak memelukmu lagi
ada air pantai yang pernah mengelitik pijakan kaki ini bersama pasirnya yang hendak melahap
ada angin bersama gerimis yang menampar badan ini namun waktu itu yang ku ingat tak lain senyum-senyum kita yang menghentikan mata agar tak terpejam membersamaimu
dan aku pun ingin cerita tentan air mata yang ku relakan berjatuhan di keramaian sebagai salam hanga mengantar kepergiamu
dan ada lag satu hal yang belum sempat aku tanyakan padamu
yaitu tentang kita tentang aku dan kau karena aku yang hendak merelakan masa lalu dan hendak pergi pula bersama mu...
#hanya beberapa purnama saja
menyemburatkan senyum tipis yang menampar pandanganku
dan aku ingin mengulangi berjalan lagi di tengah hembusan-hembusan canda nakalmu
kita sama dalam hal ini tak hanya kau namun juga aku
kita seirama menari bersama di sudut-sudut pelupuk mentari senja
ketika ada kumbang yang datang meyuntingmu
aku hanya membenci sekaligus memberi selamat
biarkan hanya batin ku melonglong membencimu dan mencacimu serta menganggap kau adalah penghianat
namun pena Tuhan berbicara lain
Dia tak memperkenankanku untuk mencacimu
tanganNya lebih dulu mendekapmu mendahului kekecewaanku...
namun ini lah senyum yang sekaligus meneteskan air mataku
dan aku memilikimu bersama pelukan doa dan sentuhan suaramu membersamai ingatanku
Ingin kau ku pergi atau ingin ku kau pergi
Sayangku aku tak sanggup lagi bersabar mengharap senyum darimu. aku yang tak pernah mengerti dan aku yang takpernah faham. Aku kesalkan kemana lelaki itu.kemana ia yang dulu telah membalutmu dengan janji. dan kau pun pernah bercerita kepadaku. dan kau sayangku aku membaca kau lebih bisa tersenyum bersamanya.
Bajingan itu entah kemana kabarnya. kau tak cerita pula kabar tentangnya. aku akan senantiasa tersenyum puas jika ia menepati janjinya. seongok perasaan yang terkoyak. aku tak mau lagi memperdalam luka dan aku tak mampu juga menghapuskannya. Aku tak akan merana. Namun izinkanlah aku akan memegang satu bintang saja. ya, satu bintang yang aku bersimpuh melihat sinar keikhlasan. dan ia satu jalan bersamaku. dan ialah bidaadariku bukan sayangku. ialah bidadariku sibirumuda "ku".
murabi "sebuah cinta dari langit"
1. terimakasih kau telah mengajariku tentang arti keikhlasan
2. kau adalah manusia itu yang mengajakku mengenalkan kembali tentang Rabb kita
3. kau adalah manusia itu yang mengajakku mengenalkan kembali tentang Islam kita
4. kau adalah manusia itu yang mengajakku mengenalkan kembali tentang Rasul kita
5. kau adalah lelaki itu yang memintaku minum susu dan mengajakku membacakan kalimat-kalimat agung
6. kau adalah lelaki itu yang mengajaku bangun di malam hari sekedar mengajakku untuk berdiri menghadap sang maha terjaga
7. Kau adalah ayah itu
8. kau adalah teman itu
9. kau adalah syaikh itu
10. aku rindu janggutmu yang tipis itu
11. aku rindu suara dari bibirmu ketika membacakan doa rabitoh
12. terimakasih atas mie ayamnya traktiran darimu
13. kau adalah yang memberikanku sebotol air segar di saat munasharah
14. kau adalah lelaki yang menunguiku di kala aku di rawat di rumah sakit itu
15. kau adalah lelaki yang meminjamiku uang di kala uang kiriman itu telat
16. kau adalah yang mendoakanku di kala aku terkena musibah itu
17. murabiku aku punya permintaan
18. aku ingin bla bla bla
19. dan aku minta di proses...
20. hh afwan ketika dulu aku tak hadir di pesta walimahanmu
21. terimakasih atas hadiah mushaf Alquran itu
22. afwan ketika aku tak menghadiri aqiqah mujahid kecilmu
23. Barakallah jika kau sekarang di amanahkan sebagai kepala sekolah itu
24. kau yang tesenyum dan menemuiku di itikaf waktu itu
25. Sekarang aku punya satu permintaan itu... ini lebih serius di banding curhatan waktu itu,,,
26. aku serius untuk melangkah jadi kumohon bekalilah aku dengan berbgai ilmu dan persiapan lainnya
27. udah dulu mudah2an nanti ceritanya bisa di lanjut..
aku mencintaimu di saat sujud dan rukukmu pada Tuhanmu
Selasa, 08 Januari 2013
Satu Tubuh
melihat diriku saat ini
karena terpisahkan diri
dengarkanlah
hatiku yang masih tetap merinduimu...
Aku masih seperti yang dulu
mencintaimu dengan rasa imanku..
sampai kini semua belum berubah,
sebab cintaku bukan karena dunia..
karena ukhuwah...
Cinta kita karena satu tubuh
yang tak terbatas jarak dan waktu
andai ada kata berpisah
cukuplah ia hanya sampai di mata
Aku masih seperti yang dulu
mencintaimu dengan rasa imanku..
sampai kini namamu akan
tetap bersemi menghiasi
doa cinta ini...
doa cinta ini...
By : Zahyd & Maidany













